Wakil Walikota Jaya Negara, Hadiri Ngenteg Linggih Pura Begawan Penyarikan

Denpasar (Nuansa Bali). Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara menghadiri karya ngenteg linggih di Pura Ratu Begawan Penyarikan Banjar Kedua Desa Pakraman Kedua, Peguyangan Kangin, Denpasar Utara, Senin (24/6). Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Sekda Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara, Anggota DPRD Kota Denpasar, OPD Kota Denpasar serta tokoh-tokoh masyarakat Desa Pakraman Kedua.

Dalam kesempatan tersebut Wakil Walikota Jaya Negara melaksanakan mendem pedagingan di salah satu pelinggih di pura ratu bhagawan penyarikan banjar kedua.  Jaya negara juga menyaksikan  penandatanganan  prasati pembangunan pura  yang dilakukan oleh Yajamana Karya Ida Pedanda Gede Isana Manuaba dari Gria Lebah Abiansemal. Jaya Negara mengapresiasi digelarnya karya ini dan diharapkan mampu membawa kedamaian dan meningkatkan rasa persatuan warga Banjar Kedua sekaligus sebagai sarana meningkatkan rasa bakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa dan Ida Bhatara Sesuhunan di pura tersebut. “Karya ngenteg linggih dan mendem pedagingan ini diharapkan mampu membawa krama desa ke dalam kesejahteraan dan kebaikan jasmani maupun rohani agar dapat terus mendukung pembangunan di Kota Denpasar yang kita cintai ,” ujarnya.

Bendesa Adat Kedua, I Wayan Muliarta mengatakan, rangkain karya di Pura Begawan Penyarikan di Banjar Kedua dimulai sejak tanggal 2 Juni 2019 yang diawali dengan matur piuning karya dilanjutkan dengan nuasen karya, nanceb sanggah surya, kemudian dilanjutkan dengan upacara negtegan, ngingsah dan nyangking. Kemudian pada tanggal 12 Juni digelar upacara pawintenan sang medruwe karya dilanjutkan upacara mendak Tirta dan otonan wewalungan. Pada tanggal 24 Juni digelar karya tawur dan mendak siwi yang dipuput Ida Pedanda Gede Isana Manuaba dan Ida Pedanda Gede Made Dharma Kerti. Sedangkan puncak karya akan digelar pada tanggal 29 Juni mendatang.

“Karya ini dilaksanakan menyusul rampungnya pembangunan Pura Ratu Bhagawan Penyarikan yang sebelumnya juga berlokasi di areal Banjar Kedua Desa Peguyangan Kangin. Pemindahan ini terkait perluasan dan penataan areal banjar,” ujarnya. Pembangunan pura ini dikerjakan secara gotong-royong dan dibiayai oleh swadaya masyarakat setempat serta bantuan dari Pemerintah Kota Denpasar. “Pembangunan ini menghabiskan biaya mencapai Rp.800 juta lebih. Bangunan baru meliputi pura, bale gong, bale pewedan dan penyengker. Rampungnya pembangunan Pura Begawan Penyarikan ini diharapkan membuat warga makin mudah beraktifitas khususnya untuk urusan ritual adat keagaman dan kegiatan kemasyarakatan,” jelasnya. *** Nuansabali.com/Hms-Dps/Eka.

Facebook Comments